Persistently Low Fiscal Autonomy: Determinants of Local Government Financial Independence in South Sumatra Province’s Regencies and Cities
DOI:
https://doi.org/10.32486/aksi.v11i02.1144Keywords:
Tax Effort, Capital Expenditure, General Allocation Fund, Regional Financial IndependenAbstract
Whether fiscal decentralization has achieved its intended outcome is commonly judged through the lens of local fiscal autonomy, a construct that captures how far subnational governments can rely on revenue raised from within their own territories to fund the running of government and the pursuit of development. Regencies and cities in South Sumatra Province across 2020 to 2024 make up the setting for this study, which sets out to trace how tax effort, capital expenditure, and the General Allocation Fund (DAU) shape the fiscal autonomy these governments manage to attain. A quantitative design underpins the work, drawing on secondary figures pulled from Budget Implementation Reports (LRA) together with Regional Gross Domestic Product (PDRB) statistics. All 17 regencies and municipalities in the province were folded into the sample through a saturation approach, yielding 85 observations in total. Panel data regression run under the Random Effects Model (REM) in EViews 13 supplied the analytical backbone. Two of the three predictors tax effort and the General Allocation Fund turned out to carry a positive, statistically meaningful link with fiscal autonomy at the local level, whereas capital expenditure produced a negative coefficient that fell short of significance. Tested as a bloc, however, the trio of predictors was found to move local fiscal autonomy in a statistically significant way.
References
Aida, A. N., Hariyanti, D., & Sumiyarti. (2022). Analisis tax effort daerah di Indonesia. Media Ekonomi, 30(2), 167–186. https://doi.org/10.25105/me.v30i2.13818
Aini, S. N., Sulaiman, & Aprianti, S. (2025). Determinan kemandirian keuangan daerah pemerintah provinsi di Pulau Sumatera. Jurnal Maneksi (Management Ekonomi dan Akuntansi), 14(4), 2127–2137. https://doi.org/10.31959/jm.v14i4.3320
Alazhari, M. A., & Hendaris, R. B. (2025). Tax effort, flypaper dynamics, and fiscal stress: An empirical study of regional financial independence. E-Jurnal Akuntansi, 35(5), 1746–1760. https://doi.org/10.24843/EJA.2025.v35.i05.p18
Ayuningtyas, R., Nuha, G. A., & Zulkarnaeni, A. S. (2025). Determinants of regional financial independence: A study of local taxes, balancing funds and capital expenditure in East Java (2020–2023). Jurnal Riset Akuntansi Terpadu, 18(1), 66–82. http://dx.doi.org/10.35448/jrat.v18i1.31712
Basuki, A. T. (2021). Analisis data panel dalam penelitian ekonomi dan bisnis (dilengkapi dengan penggunaan EViews). Rajawali Pers.
Defitri, S. Y. (2020). Pengaruh belanja modal dan belanja pegawai terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah. Fokus Bisnis: Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi, 19(2), 107–119. https://doi.org/10.32639/fokusbisnis.v19i2.476
Frijunita, S., Gurendrawati, E., & Utaminingtyas, T. H. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Tax Effort, dan Belanja Modal terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Jurnal Akuntansi, Perpajakan dan Auditing, 5(2), 236–247. https://doi.org/10.21009/japa.0502.02
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hartika, D., & Putri, M. K. (2024). Analysis of regional financial independence Indragiri Hulu District 2019–2023. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 13(2), 228–238. https://doi.org/10.34006/jmbi.v13i2.248
Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 71 Tahun 2010 Tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.
Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
Kementerian Keuangan, Republik Indonesia. (2023). Implementasi UU HKPD Perkuat Pengelolaan Keuangan Daerah.
Mahmudi. (2019). Manajemen keuangan daerah. Upp Stim Ykpn.
Malau, E. I., Parapat, E., & Pratiwi, S. (2020). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Belanja Modal terhadap kemandirian keuangan daerah. Ekonomi Bisnis, 3(2), 332–337. https://doi.org/10.37600/ekbi.v3i2.196
Musfirati, A., & Sugiyanto, H. (2019). Pengaruh dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dana bagi hasil, dan dana keistimewaan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah. Substansi : Sumber Artikel Akuntansi, Auditing, dan Keuangan Vokasi, 5(1), 20–36. https://doi.org/10.35837/subs.v5i1.1382
Nainggolan, A., Sidauruk, T. D., & Tito, F. (2023). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Retribusi Daerah, Belanja Modal, dan Dana Alokasi Umum terhadap kemandirian keuangan daerah. Jurnal Liabilitas, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.54964/liabilitas.v8i1.248
Nkechi, E. T., Princewill, O. O., & Chris, S. G. (2023). Application of Agency Theory in Administrative Accountability and Public Service Delivery in Local Government Councils in Delta State. International Journal of Public Administration Studies, 3(2), 125–129. https://doi.org/10.29103/ijpas.v3i2.13890
Oktavia, C., & Handayani, N. (2021). Pengaruh Pad , Tax Effort , Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah.
Priyatno, D. (2022). Olah data sendiri analisis regresi linier dengan SPSS & analisis regresi data panel dengan EViews. Cahaya Harapan.
Putri, A., & Mulyandani, V. C. (2025). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah, dan Belanja Modal terhadap Kemandirian Keuangan Daerah pada Pemerintah Kabupaten Bandung Tahun 2019–2023. Indonesian Accounting Research Journal, 5(3), 295–309. https://doi.org/10.35313/iarj.v5i3.6613
Putri, I. N., & Berliani, K. (2025). Pengaruh PAD, belanja daerah, dan SiLPA terhadap kemandirian keuangan daerah Kota Tangerang Selatan 2015–2024. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 9128–9140. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2907
Riyadi, W. (2022). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Belanja Modal terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat. J-Aksi: Jurnal Akuntansi dan Sistem Informasi, 3(1), 298–314. https://doi.org/10.31949/j-aksi.v3i1.2143
Riza, R., & Zuripal. (2023). Pengaruh tingkat ketergantungan daerah, efektifitas PAD, dan tax effort terhadap kemandirian daerah pada Pemerintah Kota Bukittinggi. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(5), 1961–1973. https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i5.1508
Septiani, L., Hartaty, S., & Febrianti, D. (2026). Pengaruh pendapatan asli daerah, tax effort, dan belanja modal terhadap tingkat kemandirian keuangan pemerintah daerah kabupaten dan kota di Sumatera Selatan tahun 2019–2023. Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ), 7(3), 2020–2028. https://doi.org/10.37385/msej.v7i3.8925
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sulistyawati, A. I., Illyasa, N., Santoso, A., Dwi Nugroho, A. H., & Gusmao, C. (2024). Kajian empiris faktor-faktor penentu kemandirian keuangan daerah. Jurnal Akuntansi dan Bisnis Indonesia (JABISI), 5(1), 23–35. https://doi.org/10.55122/jabisi.v5i1.1266
Yulia, D., Abbas, D. S., & Jayanih, A. (2024). Pengaruh pajak daerah dan Dana Alokasi Umum (DAU) terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah. MUQADDIMAH: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 2(1). https://doi.org/10.59246/muqaddimah.v2i1.575
Yulkhaq, M. Z. F., & Amiranto, J. B. (2024). Pengaruh pendapatan asli daerah (PAD), dana alokasi umum (DAU), dan dana alokasi khusus (DAK) terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah: Studi kasus pada kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2018–2022. Gemah Ripah: Jurnal Bisnis, 4(2), 64–75. https://doi.org/10.69957/grjb.v4i02.1708
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 R.A. Putri Abelia, Eka Jumarni Fithri, Nurhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











